CONTOH — SoalJuara
← Semua contoh Lembar Soal Kunci & Pembahasan
Bahasa Indonesia · Kelas 8 · Bahasa Indonesia — SMP · KUNCI JAWABAN
Bahasa Indonesia · Kelas 8
Bahasa Indonesia — SMP · KUNCI JAWABAN
Pengajar: Contoh · SoalJuara
KUNCI RINGKAS   1) B · 2) C · 3) A · 4) B · 5) C · 6) B · 7) B · 8) B
Kisi-kisi
NoSubtopikKesulitanTipe
1 Ide pokok teks eksposisi mudah pg
2 Struktur teks eksposisi (penegasan ulang) sedang pg
3 Kaidah kebahasaan eksposisi (konjungsi kausalitas) sedang pg
4 Ide pokok teks laporan hasil observasi mudah pg
5 Struktur teks LHO (deskripsi manfaat) sedang pg
6 Kaidah kebahasaan LHO (kalimat definisi) sedang pg
7 Perbandingan ciri eksposisi vs LHO sedang pg
8 Analisis jenis teks (HOTS) sulit pg
1. Jawaban: B
  1. Kalimat pertama merupakan kalimat utama (paragraf deduktif) karena memuat gagasan umum yang dijelaskan oleh kalimat-kalimat berikutnya.
  2. Kalimat 2, 3, dan 4 hanya memberikan contoh dan data pendukung (kalimat penjelas).
  3. Jadi, ide pokoknya adalah 'Kehadiran transportasi berbasis aplikasi mengubah pola mobilitas masyarakat perkotaan'.
Jebakan umum: Siswa sering keliru memilih kalimat penjelas berisi data (angka peningkatan pengguna) sebagai ide pokok karena tampak paling menonjol/spesifik.
2. Jawaban: C
  1. Struktur teks eksposisi terdiri atas tesis, argumentasi, dan penegasan ulang pendapat.
  2. Paragraf 1 berisi tesis (pernyataan pendapat umum tentang energi surya).
  3. Paragraf 2 berisi argumentasi (alasan-alasan pendukung: pertama, kedua, ketiga).
  4. Paragraf 3 menyimpulkan dan menegaskan kembali pendapat penulis, sehingga termasuk penegasan ulang pendapat.
Jebakan umum: Siswa dapat keliru menyebut paragraf 3 sebagai argumentasi karena masih membahas keunggulan energi surya, padahal fungsinya adalah menyimpulkan/menegaskan, bukan memberi alasan baru.
3. Jawaban: A
  1. Konjungsi kausalitas menghubungkan sebab dan akibat, contohnya karena, sebab, akibatnya.
  2. Kata 'karena' pada kalimat menjelaskan sebab harga tiket melonjak, yaitu permintaan penumpang meningkat.
  3. Kata 'sedangkan' adalah konjungsi pertentangan, bukan sebab-akibat.
  4. Jadi jawaban yang tepat adalah 'karena'.
Jebakan umum: Siswa sering memilih 'sedangkan' karena posisinya juga menghubungkan dua klausa, padahal itu konjungsi pertentangan, bukan kausalitas.
4. Jawaban: B
  1. Seluruh kalimat dalam paragraf menjelaskan bagian-bagian tubuh merpati (berat, bulu, paruh, kaki).
  2. Tidak ada satu kalimat pun yang menjadi kalimat utama tunggal; paragraf ini bersifat deskripsi bagian sehingga ide pokoknya bersifat menyeluruh, yaitu ciri-ciri fisik burung merpati.
  3. Opsi lain (berat tubuh, memakan biji-bijian, fungsi kaki, tahan cuaca) hanya menjelaskan satu bagian saja, bukan keseluruhan ide paragraf.
Jebakan umum: Siswa cenderung memilih kalimat pertama (berat tubuh) sebagai ide pokok padahal itu hanya salah satu rincian ciri fisik, bukan gagasan yang mencakup seluruh isi paragraf.
5. Jawaban: C
  1. Struktur teks LHO terdiri atas pernyataan umum/klasifikasi, deskripsi bagian, dan deskripsi manfaat.
  2. Paragraf 1 mengklasifikasikan kopi robusta (pernyataan umum).
  3. Paragraf 2 mendeskripsikan bagian fisik (biji, kulit, daun) sehingga termasuk deskripsi bagian.
  4. Paragraf 3 menjelaskan kegunaan/manfaat kopi robusta, sehingga termasuk deskripsi manfaat.
Jebakan umum: Siswa dapat keliru menyebut paragraf 3 sebagai deskripsi bagian karena masih menyebut kata 'kopi robusta', padahal isinya membahas kegunaan, bukan ciri fisik.
6. Jawaban: B
  1. Kalimat definisi biasanya menggunakan verba kopula seperti 'adalah', 'merupakan', atau 'yaitu' untuk menjelaskan pengertian suatu objek.
  2. Kalimat (2) 'Gajah merupakan mamalia darat terbesar...' menggunakan kata 'merupakan' untuk mendefinisikan gajah.
  3. Kalimat (1), (3), (4), dan (5) merupakan kalimat deskripsi karena menjelaskan sifat atau perilaku, bukan definisi.
Jebakan umum: Siswa sering menganggap kalimat apa pun yang berisi fakta tentang gajah sebagai kalimat definisi, padahal definisi harus memuat verba kopula yang menjelaskan kategori/pengertian objek.
7. Jawaban: B
  1. Teks eksposisi bertujuan meyakinkan pembaca melalui argumen dan pendapat penulis (bersifat argumentatif).
  2. Teks LHO bertujuan memaparkan hasil pengamatan secara objektif, faktual, dan tanpa memihak (tidak menyisipkan opini).
  3. Opsi A, C, D, dan E berisi generalisasi yang tidak sesuai dengan ciri kebahasaan kedua jenis teks tersebut.
Jebakan umum: Siswa sering menyamakan 'penggunaan data' sebagai pembeda utama, padahal keduanya bisa memuat data; pembeda sebenarnya ada pada tujuan (persuasif vs objektif).
8. Jawaban: B
  1. Paragraf memuat fakta (jutaan ton plastik mencemari laut) yang kemudian diikuti pendapat dan ajakan penulis ('pemerintah perlu menerapkan kebijakan...').
  2. Ciri ini menunjukkan teks eksposisi yang bersifat argumentatif-persuasif, bukan sekadar memaparkan hasil observasi objektif.
  3. Opsi A dan C-D justru merupakan ciri teks LHO (objektif, klasifikasi, deskripsi bagian), sedangkan opsi E salah karena kalimat 'oleh karena itu' adalah konjungsi kausalitas.
Jebakan umum: Siswa dapat keliru menganggap paragraf ini sebagai teks LHO karena memuat fakta lingkungan, tanpa menyadari adanya kalimat argumentatif dan ajakan bertindak di akhir paragraf.