Ekonomi · Kelas 10
Ekonomi — SMA
· KUNCI JAWABAN
Pengajar: Contoh · SoalJuara
Kisi-kisi
| No | Subtopik | Kesulitan | Tipe |
| 1 |
Konsep dasar elastisitas permintaan |
mudah |
pg |
| 2 |
Hitungan koefisien elastisitas permintaan (Ed) |
sedang |
pg |
| 3 |
Hitungan koefisien elastisitas penawaran (Es) |
sedang |
pg |
| 4 |
Klasifikasi elastisitas berdasarkan nilai koefisien |
mudah |
pg |
| 5 |
Analisis elastisitas & pengaruhnya terhadap total revenue (HOTS) |
sulit |
pg |
| 6 |
Faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan |
mudah |
pg |
| 7 |
Hitungan elastisitas silang (cross elasticity) |
sedang |
pg |
| 8 |
Hitungan elastisitas pendapatan (income elasticity) |
sulit |
pg |
1.
Jawaban: A
- Elastisitas permintaan mengukur seberapa besar respons jumlah yang diminta terhadap perubahan harga.
- Jika perubahan harga yang kecil menyebabkan perubahan jumlah yang diminta yang jauh lebih besar (persentase perubahan Q > persentase perubahan P), maka permintaan bersifat elastis (Ed > 1).
- Kondisi pada soal menunjukkan hal tersebut, sehingga permintaan snack bersifat elastis.
2.
Jawaban: E
- Diketahui: P1=Rp5.000, P2=Rp4.000, Q1=100 pak, Q2=150 pak.
- %ΔQ = (Q2-Q1)/Q1 x 100% = (150-100)/100 x 100% = 50%.
- %ΔP = (P2-P1)/P1 x 100% = (4.000-5.000)/5.000 x 100% = -20%.
- Ed = %ΔQ / %ΔP = 50% / (-20%) = -2,5.
- Nilai mutlak koefisien elastisitas permintaan |Ed| = 2,5 (permintaan elastis).
3.
Jawaban: C
- Diketahui: P1=Rp50.000, P2=Rp60.000, Q1=200 sak, Q2=260 sak.
- %ΔQ = (260-200)/200 x 100% = 30%.
- %ΔP = (60.000-50.000)/50.000 x 100% = 20%.
- Es = %ΔQ / %ΔP = 30% / 20% = 1,5 (penawaran elastis, Es > 1).
4.
Jawaban: A
- Ed = 0 berarti berapa pun persentase perubahan harga, jumlah yang diminta sama sekali tidak berubah (%ΔQ = 0).
- Secara grafis, kurva permintaan yang menunjukkan Q konstan pada semua tingkat harga adalah garis lurus vertikal.
- Kondisi ini disebut inelastis sempurna (perfectly inelastic).
5.
Jawaban: B
- Diketahui: P1=Rp2.000, P2=Rp2.500, Q1=300, Q2=260.
- %ΔQ = (260-300)/300 x 100% = -13,33%.
- %ΔP = (2.500-2.000)/2.000 x 100% = 25%.
- Ed = -13,33% / 25% = -0,53, sehingga |Ed| = 0,53 < 1 → permintaan inelastis.
- TR awal = P1 x Q1 = 2.000 x 300 = Rp600.000.
- TR baru = P2 x Q2 = 2.500 x 260 = Rp650.000.
- Karena permintaan inelastis, kenaikan harga menyebabkan total revenue naik (dari Rp600.000 menjadi Rp650.000), sesuai teori: pada permintaan inelastis, harga dan TR bergerak searah.
6.
Jawaban: B
- Faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan antara lain ketersediaan barang substitusi dan porsi pengeluaran terhadap pendapatan.
- Barang tanpa substitusi dekat dan porsi pengeluaran kecil terhadap pendapatan cenderung memiliki permintaan yang tidak responsif terhadap perubahan harga, yaitu inelastis.
- Beras sesuai dengan kedua karakteristik tersebut, sehingga permintaannya bersifat inelastis.
7.
Jawaban: A
- Diketahui: P(kopi)1=Rp15.000, P(kopi)2=Rp18.000; Q(teh)1=80, Q(teh)2=100.
- %ΔQ(teh) = (100-80)/80 x 100% = 25%.
- %ΔP(kopi) = (18.000-15.000)/15.000 x 100% = 20%.
- Exy = %ΔQ(teh) / %ΔP(kopi) = 25% / 20% = 1,25.
- Karena nilai Exy positif (kenaikan harga kopi diikuti kenaikan permintaan teh), maka kopi dan teh adalah barang substitusi.
8.
Jawaban: A
- Diketahui: I1=Rp3.000.000, I2=Rp3.600.000; Q1=4 unit, Q2=6 unit.
- %ΔQ = (6-4)/4 x 100% = 50%.
- %ΔI = (3.600.000-3.000.000)/3.000.000 x 100% = 20%.
- Ei = %ΔQ / %ΔI = 50% / 20% = 2,5.
- Karena Ei positif dan lebih dari 1, tas branded termasuk barang mewah (superior), yaitu barang yang permintaannya meningkat lebih dari proporsional terhadap kenaikan pendapatan.
|