CONTOH — SoalJuara
← Semua contoh Lembar Soal Kunci & Pembahasan
Sejarah Indonesia · Kelas 11 · Sejarah Indonesia — SMA · KUNCI JAWABAN
Sejarah Indonesia · Kelas 11
Sejarah Indonesia — SMA · KUNCI JAWABAN
Pengajar: Contoh · SoalJuara
KUNCI RINGKAS   1) D · 2) E · 3) A · 4) A · 5) E · 6) E · 7) E · 8) A
Kisi-kisi
NoSubtopikKesulitanTipe
1 Organisasi pergerakan nasional awal (Budi Utomo) mudah pg
2 Sumpah Pemuda dan Kongres Pemuda II sedang pg
3 Indische Partij dan Tiga Serangkai sedang pg
4 Sarekat Dagang Islam mudah pg
5 Partai Nasional Indonesia (PNI) sedang pg
6 Peristiwa Rengasdengklok sulit pg
7 BPUPKI dan sidang dasar negara sedang pg
8 Kronologi perumusan dan pembacaan teks proklamasi sulit pg
1. Jawaban: D
  1. Organisasi pergerakan nasional modern pertama yang dimaksud adalah Budi Utomo.
  2. Budi Utomo didirikan pada 20 Mei 1908 di Jakarta oleh para pelajar STOVIA yang dipelopori oleh Soetomo.
  3. Gagasan awal pendirian organisasi ini datang dari dr. Wahidin Sudirohusodo yang berkeliling Jawa untuk menggalang dana pendidikan bagi kaum pribumi.
  4. Jadi jawaban yang benar adalah tahun 1908 dengan penggagas ide dr. Wahidin Sudirohusodo.
Jebakan umum: Siswa sering menukar tahun 1908 dengan tahun berdirinya Sarekat Dagang Islam (1911) atau Indische Partij (1912) karena kemiripan periode pergerakan awal abad ke-20.
2. Jawaban: E
  1. Kongres Pemuda II diadakan pada 27–28 Oktober 1928 dan menghasilkan Sumpah Pemuda.
  2. Konsep awal rumusan Sumpah Pemuda ditulis oleh Moh. Yamin di atas secarik kertas saat kongres berlangsung, kemudian disepakati bersama peserta kongres.
  3. Soegondo Djojopoespito berperan sebagai ketua kongres yang memimpin jalannya sidang, bukan penulis konsep rumusan.
  4. W.R. Supratman dikenal sebagai pencipta lagu Indonesia Raya yang diperdengarkan pada kongres tersebut, bukan penulis teks Sumpah Pemuda.
  5. Jadi jawaban yang benar adalah Moh. Yamin sebagai penulis konsep awal rumusan Sumpah Pemuda.
Jebakan umum: Siswa sering keliru menganggap ketua kongres (Soegondo Djojopoespito) sebagai penulis teks karena dialah yang membacakan rumusan tersebut.
3. Jawaban: A
  1. Organisasi yang didirikan tahun 1912 oleh Tiga Serangkai (Douwes Dekker, Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat) adalah Indische Partij.
  2. Indische Partij bersifat radikal dan terbuka bagi semua golongan, termasuk keturunan Indo-Belanda, dengan tujuan yang secara eksplisit menyatakan cita-cita Indonesia merdeka.
  3. Budi Utomo (1908) bersifat lebih kooperatif dan berfokus pada pendidikan serta budaya Jawa, bukan tujuan politik kemerdekaan secara terbuka.
  4. Sarekat Islam berakar dari Sarekat Dagang Islam yang awalnya berfokus pada kepentingan ekonomi pedagang pribumi.
  5. Jadi jawaban yang benar adalah Indische Partij.
Jebakan umum: Siswa sering menganggap Budi Utomo sebagai organisasi pertama yang menuntut kemerdekaan, padahal Budi Utomo bersifat kooperatif dan berfokus pada pendidikan-budaya.
4. Jawaban: A
  1. Perkumpulan dagang yang didirikan untuk melindungi pedagang batik pribumi dari persaingan pedagang Tionghoa di Surakarta adalah Sarekat Dagang Islam (SDI).
  2. SDI didirikan pada tahun 1911 oleh H. Samanhudi.
  3. SDI kemudian berkembang menjadi Sarekat Islam pada tahun 1912 di bawah kepemimpinan HOS Tjokroaminoto, namun tokoh pendiri awal tetaplah H. Samanhudi.
  4. Jadi jawaban yang benar adalah tahun 1911 dengan tokoh pendiri H. Samanhudi.
Jebakan umum: Siswa sering menjawab HOS Tjokroaminoto sebagai pendiri karena namanya lebih dikenal luas sebagai pemimpin Sarekat Islam, padahal ia memimpin setelah organisasi berganti nama dan berkembang.
5. Jawaban: E
  1. Partai yang berdiri pada 4 Juli 1927 dan menegaskan tujuan Indonesia merdeka melalui jalan non-kooperasi adalah Partai Nasional Indonesia (PNI).
  2. PNI didirikan dan dipimpin oleh Ir. Soekarno.
  3. Asas non-kooperasi berarti PNI menolak untuk bekerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda dalam bentuk apa pun, termasuk duduk di lembaga bentukan Belanda seperti Volksraad.
  4. Jadi jawaban yang benar adalah Ir. Soekarno dengan asas non-kooperasi.
Jebakan umum: Siswa sering keliru menganggap PNI menganut asas kooperasi seperti beberapa organisasi lain karena menyamaratakan semua organisasi pergerakan sebagai bersikap sama terhadap Belanda.
6. Jawaban: E
  1. Peristiwa Rengasdengklok terjadi karena golongan muda mendengar berita menyerahnya Jepang kepada Sekutu melalui radio luar negeri sebelum berita tersebut resmi diumumkan Jepang.
  2. Golongan muda menganggap PPKI sebagai badan bentukan Jepang sehingga proklamasi tidak boleh menunggu keputusan atau persetujuan PPKI.
  3. Mereka mendesak Soekarno-Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa campur tangan Jepang, sementara golongan tua ingin membicarakannya lebih dulu secara matang untuk menghindari pertumpahan darah.
  4. Jadi jawaban yang benar adalah golongan muda mendesak proklamasi segera diumumkan tanpa melalui PPKI karena PPKI dianggap bentukan Jepang dan mereka telah mengetahui kekalahan Jepang.
Jebakan umum: Siswa sering beranggapan penculikan bertujuan agar proklamasi dilaksanakan melalui PPKI agar sah secara hukum, padahal justru golongan muda menolak keterlibatan PPKI karena dianggap bentukan Jepang.
7. Jawaban: E
  1. Badan yang dibentuk pada 29 April 1945 untuk menyelidiki usaha persiapan kemerdekaan adalah BPUPKI (Dokuritsu Junbi Chōsakai).
  2. Sidang pertama BPUPKI (29 Mei–1 Juni 1945) membahas rumusan dasar negara, yang berpuncak pada pidato Ir. Soekarno tentang Pancasila pada 1 Juni 1945.
  3. Ketua BPUPKI adalah dr. Radjiman Wedyodiningrat, sedangkan Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Mr. Soepomo, dan Moh. Yamin adalah tokoh yang menyampaikan gagasan dasar negara dalam sidang tersebut, bukan ketua badan.
  4. Jadi jawaban yang benar adalah dr. Radjiman Wedyodiningrat.
Jebakan umum: Siswa sering menganggap Ir. Soekarno sebagai ketua BPUPKI karena ia paling dikenal sebagai penyampai gagasan Pancasila, padahal jabatan ketua sidang dipegang oleh dr. Radjiman Wedyodiningrat.
8. Jawaban: A
  1. Setelah peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945, rombongan Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta menuju rumah Laksamana Maeda.
  2. Di rumah Laksamana Maeda, dini hari 17 Agustus 1945, naskah proklamasi dirumuskan bersama oleh Soekarno, Hatta, dan Ahmad Soebardjo.
  3. Naskah yang telah dirumuskan kemudian diketik oleh Sayuti Melik dengan beberapa perubahan ejaan dan kata dari naskah tulisan tangan.
  4. Setelah diketik, naskah tersebut ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia.
  5. Naskah yang sudah final kemudian dibacakan oleh Ir. Soekarno pada pukul 10.00 WIB di Jl. Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta.
  6. Jadi urutan kronologis yang benar adalah Rengasdengklok – perumusan naskah di rumah Laksamana Maeda – pengetikan oleh Sayuti Melik – penandatanganan naskah – pembacaan proklamasi.
Jebakan umum: Siswa sering menukar urutan penandatanganan dan pengetikan naskah, menganggap naskah ditandatangani terlebih dahulu sebelum diketik ulang oleh Sayuti Melik, padahal versi final yang dibacakan adalah hasil ketikan yang baru kemudian ditandatangani.