|
Sejarah Indonesia · Kelas 11 ·
Sejarah Indonesia — SMA
|
|
Sejarah Indonesia · Kelas 11
1.
Organisasi pergerakan nasional modern pertama di Hindia Belanda didirikan atas gagasan seorang dokter yang prihatin dengan nasib rakyat pribumi yang miskin dan kurang mendapat akses pendidikan. Gagasannya kemudian direalisasikan oleh para pelajar STOVIA. Tahun berdiri dan tokoh yang menggagas ide organisasi tersebut secara berurutan adalah...
A. 1911, H. Samanhudi B. 1905, HOS Tjokroaminoto C. 1912, Douwes Dekker D. 1908, dr. Wahidin Sudirohusodo E. 1927, Ir. Soekarno
2.
Kongres Pemuda II yang berlangsung pada 27–28 Oktober 1928 menghasilkan rumusan yang kemudian dikenal sebagai Sumpah Pemuda. Konsep awal rumusan tersebut mula-mula ditulis oleh seorang tokoh pemuda sebelum disempurnakan dan disepakati bersama dalam kongres. Tokoh yang menuliskan konsep awal rumusan Sumpah Pemuda tersebut adalah...
A. Chaerul Saleh B. W.R. Supratman C. Soegondo Djojopoespito D. Sukarni E. Moh. Yamin
3.
Pada tahun 1912, tiga tokoh yang dikenal sebagai Tiga Serangkai—Douwes Dekker (Danudirja Setiabudi), dr. Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara)—mendirikan sebuah organisasi yang bersifat radikal dan menjadi organisasi pergerakan pertama yang secara terang-terangan mencantumkan cita-cita Indonesia merdeka dalam anggaran dasarnya. Organisasi yang dimaksud adalah...
A. Indische Partij B. Sarekat Islam C. Partai Nasional Indonesia D. Perhimpunan Indonesia E. Budi Utomo
4.
Di Surakarta, para pedagang batik pribumi menghadapi persaingan berat dari pedagang Tionghoa. Untuk melindungi kepentingan ekonomi pedagang pribumi tersebut, didirikanlah sebuah perkumpulan dagang yang kelak berkembang menjadi organisasi massa Islam terbesar pada masanya. Tahun pendirian dan tokoh pendiri perkumpulan dagang tersebut adalah...
A. 1911, H. Samanhudi B. 1908, dr. Sutomo C. 1913, Douwes Dekker D. 1912, HOS Tjokroaminoto E. 1927, Ir. Soekarno
5.
Pada tanggal 4 Juli 1927 berdiri sebuah partai politik yang menegaskan tujuan perjuangannya adalah Indonesia merdeka dan menempuh jalan tidak mau bekerja sama (non-kooperasi) dengan pemerintah kolonial Belanda. Tokoh pendiri utama dan asas yang dianut partai tersebut secara berurutan adalah...
A. Moh. Hatta, kooperasi B. HOS Tjokroaminoto, kooperasi C. Ki Hajar Dewantara, moderat D. Douwes Dekker, radikal terbuka E. Ir. Soekarno, non-kooperasi
6.
Pada tanggal 16 Agustus 1945, sekelompok pemuda yang dipimpin antara lain oleh Chaerul Saleh, Wikana, dan Sukarni membawa Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta ke Rengasdengklok, Karawang. Peristiwa ini terjadi setelah para pemuda mendengar kabar melalui radio luar negeri mengenai menyerahnya Jepang kepada Sekutu. Latar belakang utama tindakan golongan muda tersebut adalah...
A. Golongan muda menuntut agar proklamasi ditunda hingga Sekutu secara resmi mengakui kemerdekaan Indonesia B. Golongan muda ingin melindungi Soekarno-Hatta dari ancaman penangkapan oleh tentara Jepang yang masih berkuasa C. Golongan muda ingin memindahkan pusat pemerintahan sementara ke luar Jakarta karena kekhawatiran serangan Sekutu D. Golongan muda ingin agar proklamasi dilaksanakan melalui sidang resmi PPKI supaya sah secara hukum internasional E. Golongan muda mendesak agar proklamasi segera diumumkan tanpa melalui PPKI karena PPKI dianggap bentukan Jepang, sementara mereka telah mengetahui kekalahan Jepang atas Sekutu
7.
Badan yang dibentuk Jepang pada 29 April 1945 untuk menyelidiki usaha-usaha persiapan kemerdekaan Indonesia mengadakan sidang pertamanya pada tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945 untuk membahas rumusan dasar negara. Pada sidang inilah, tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno mengusulkan Pancasila sebagai dasar negara. Ketua badan tersebut adalah...
A. Mr. Soepomo B. Moh. Hatta C. Ir. Soekarno D. Moh. Yamin E. dr. Radjiman Wedyodiningrat
8.
Setelah peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945, rombongan Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta dan bertolak ke rumah Laksamana Maeda pada dini hari 17 Agustus 1945 untuk mempersiapkan proklamasi kemerdekaan. Urutan kronologis peristiwa yang benar sejak Rengasdengklok hingga pembacaan proklamasi di Jl. Pegangsaan Timur No. 56 pukul 10.00 WIB adalah...
A. Rengasdengklok – Perumusan naskah di rumah Laksamana Maeda – Pengetikan oleh Sayuti Melik – Penandatanganan naskah – Pembacaan proklamasi B. Perumusan naskah di rumah Laksamana Maeda – Rengasdengklok – Pengetikan oleh Sayuti Melik – Penandatanganan naskah – Pembacaan proklamasi C. Rengasdengklok – Penandatanganan naskah – Perumusan naskah di rumah Laksamana Maeda – Pengetikan oleh Sayuti Melik – Pembacaan proklamasi D. Rengasdengklok – Perumusan naskah di rumah Laksamana Maeda – Penandatanganan naskah – Pembacaan proklamasi – Pengetikan oleh Sayuti Melik E. Pengetikan oleh Sayuti Melik – Rengasdengklok – Perumusan naskah di rumah Laksamana Maeda – Penandatanganan naskah – Pembacaan proklamasi |